Tentang HIMAPA

Himpunan Masyarakat Peduli Akhlak ( HIMAPA ) merupakan kumpulan orang dari berbagai lapisan masyarakat dan berbagai profesi ( Ibu Rumah Tangga, Dokter, Notaris, Bankir, Guru Agama, Pengusaha dll ) yang telah memiliki tekad yang kuat untuk membenahi diri dengan cara berhimpun bersama dalam sebuah persaudaraan yang kokoh. Tekad membenahi diri tersebut dirangkai dengan semboyan Berkaca Diri.

” Berkaca Diri untuk membenahi diri agar hidup lebih baik dari hari kehari, lebih baik hubungan dengan Tuhan, lebih baik hubungan dengan manusia, lebih sehat ruhaninya, lebih sehat jasmaninya, lebih bermanfaat hidupnya untuk menghambakan diri kepada Allah SWT dengan tuntunan Muhammad Rasulullah agar selamat Dunia dan Akhirat. Mulai dari diri sendiri segera berhimpun bersama agar mudah dan bersemangat membenahi diri ”

Sedangkan tekad untuk membangun persaudaraan yang kokoh merujuk pada QS. Al Hujuraat (49) : 10 dan QS. Ali Imran ( 3 ) : 103.

 

Pendiri dan pembina HIMAPA sekaligus instruktur utama adalah Bpk. Drs. Lukman Hakim.

Dengan cara berhimpun ini HIMAPA berharap :

–       Memperoleh keselamatan hakiki, QS. Al Baqarah ( 2 ) : 210, Al Qashas ( 28 ) : 77

–       Memperoleh ketentraman hakiki, QS. Al Fajr ( 89 ) : 27 – 30, Ar Ra’d ( 13 ) : 28

–       Bermanfaat bagi kehidupan, QS. Al Anbiyaa’ ( 21 ) : 107

Himpunan ini menyadari akan pentingnya membenahi perilaku ( Akhlak ) diri sendiri, keluarga dan masyarakat serta menyadari pentingnya berkontribusi untuk memberikan solusi atas masalah-masalah hidup yang dihadapi. Dalam upaya mencapai hidup yang lebih sehat dan sejahtera, himpunan ini membuat program-program yang memberi manfaat sebesar-besarnya bagi diri dan masyarakat yang diwujudkan dalam tujuan jangka panjang berupa Visi dan Misi sbb :

 

 

Visi dan Misi

 

Membangun kesejahteraan lahir bathin dunia akhirat dengan cara mewujudkan keindahan Islam berbasis 7 K yaitu Keimanan, Kerja sama, Kesatuan, Keadilan, Kecerdasan, Ketentraman, dan Kemakmuran yang dimulai dengan pembenahan diri sendiri.

 

 

Catatan penting :

Keindahan Islam : QS. Ali Imran ( 3 ) : 110,

Keimanan : QS At Tiin ( 95 ) : 6,

Kerja sama : QS. Al Maidah ( 5 ) : 2,

Kesatuan : QS. Ali Imran ( 3 ) : 103,

Keadilan : QS. An Nisa’ ( 4 ) : 135,

Kecerdasan : QS. Al Mujaadilah ( 58 ) : 11,

Ketentraman : QS. Ali Imran ( 3 ) : 104,

Kemakmuran : QS. Al A’raaf ( 7 ) : 96.

Visi dan misi tersebut digambarkan seperti sebuah pohon yang lebat buahnya, gambaran pohon ini terinspirasi dari Al Qur’an surat Ibrahim ( 14 ) : 24 – 25.

Sedangkan tanahnya yang menjadi tempat tumbuhnya pohon tersebut diibaratkan sebagai jiwa umat Islam. Bila jiwa umat Islam baik ( akhlak baik ) maka pohon akan tumbuh subur, sebaliknya bila jiwa umat Islam tidak baik ( akhlak tidak baik ) bahkan banyak hamanya maka pohon akan merana, kering kerontang dan mati. Pohon keindahan Islam sangat tergantung dari kondisi jiwa umat Islam.  Ibarat tanah yang subur ini terinspirasi dari Al Qur’an surat Al A’raaf ( 7 ) : 58.

 

Pembenahan diri sendiri digambarkan dalam konsep dan skema ” BERKACA Diri ”.

 

Visi dan misi ini merupakan gambaran kondisi masyarakat Islam yang indah pada 500 tahun yang akan datang. Kondisi masyarakat yang indah ini akan terwujud bila proses pembenahan diri berhasil dilakukan secara bertahap dan bersama-sama dari generasi ke generasi berikutnya.

 

Semoga Allah menolong kita semua dalam mewujudkan keindahan Islam ini. Amiin.